Bagaimana Mengalami Multiplikasi Dan Promosi (1)

Ini adalah minggu pertama di tahun 2011 dan saya percaya Tuhan akan memberikan tuntunan kepada kita memasuki tahun ini. Oleh sebab itu mari kita buka Yesaya 48:17–19, "Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku."
Saudara, ini adalah pesan Tuhan buat kita memasuki tahun 2011 ... "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh ..." Dan tuntunan Tuhan adalah, ... "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, dan keluargamu akan diberkati Tuhan!"
Tuhan berkata kepada kita, "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku ...", maka yang namanya kebahagiaan, damai sejahtera dan berkat dalam keluarga itu akan diberikan berlimpah ... limpah ... limpah ... limpah buat kita semua! Haleluya!
Kalau kita bertanya kepada setiap orang atau bahkan kalau kita bertanya kepada diri sendiri, apa yang paling dikehendaki pada waktu kita masih ada di dalam dunia, saya percaya jawabannya tidak akan lari dari ketiga hal tadi, yaitu kebahagiaan, damai sejahtera dan keluarga yang diberkati.
Pesan Tuhan ini sungguh luar biasa di mana janji-Nya tentang kebahagiaan, damai sejahtera dan keluarga yang diberkati itu sebenarnya berbicara tentang seluruh aspek kehidupan kita. Memasuki tahun 2011 Tuhan berjanji apabila kita memperhatikan perintah-perintah Tuhan, taat dan menuruti apa yang Tuhan katakan maka Tuhan berkata bahwa tahun 2011 adalah TAHUN MULTIPLIKASI dan TAHUN PROMOSI!
Yang percaya, mari perkatakan hal ini bersama : "Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi ... Tahun 2011 adalah Tahun Promosi! Percayakah engkau akan hal ini?" Amin!
Tanggal 24 Desember yang lalu kita mengadakan KKR Natal di Gelora Bung Karno, apakah Saudara hadir ketika itu? Yang luar biasa Tuhan memberikan tema, "Mujizat Masih Ada!", dan saya mau beritahu Saudara bahwa tahun 2011 "MUJIZAT MASIH ADA!"
Saya mau bersaksi sebentar tentang sebelum tanggal 24 Desember, yaitu pada tanggal 19 Desember, panitia ditelpon oleh pengelola Gelora Bung Karno. Mereka berkata demikian, "Nanti malam kalau Indonesia menang melawan Filipina, Anda tidak boleh memakai Gelora Bung Karno!" Mendengar ini kami terkejut karena begitu mendadak. Panitia tidak berani memberitahukan saya, tetapi yang luar biasa Tuhan memberitahukan saya sendiri. Tiba-tiba saja saya berkata kepada Tuhan, "Tuhan, saya ini harus berdoa bagaimana, ya Tuhan? Apakah mendoakan supaya Indonesia menang atau bagaimana?" Tetapi Tuhan menjawab, "Kamu doakan agar Indonesia menang!"
Saya tidak terlalu mengerti akan hal ini, tetapi sungguh luar biasa, karena tiba-tiba pihak pengelola Gelora Bung Karno akhirnya memutuskan bahwa jika Indonesia menang atau kalah, kita tetap boleh memakai Gelora Bung Karno!
Bahkan Saudara bisa melihat sendiri, kali ini di bagian tengah dari Gelora Bung Karno, yaitu lapangan rumputnya boleh dipakai, padahal biasanya tidak diperbolehkan. Kalau kita tidak diperbolehkan memakai lapangan rumputnya, tempat itu tidak mencukupi, karena ini adalah ‘healing’.
Ketika itu kita bersama-sama menginjil dengan membawa orang-orang miskin, orang-orang sengsara, orang-orang yang tidak mempunyai uang untuk ke dokter, dan orang-orang yang tidak punya pengharapan dan yang datang begitu banyak. Luar biasa! Karena yang namanya kesembuhan dan orang-orang yang bertobat bukan main! Dan memang benar bahwa mujizat masih ada!
Pada waktu pengelola Gelora Bung Karno berkata bahwa tempat itu kembali boleh dipakai, Tuhan berkata demikian kepada saya, "Kamu nanti doakan team sepak bola Indonesia!".
Jadi pada malam itu kita doakan hal ini, dan seingat saya yang kita doakan adalah pertandingan yang di Gelora Bung Karno dan mungkin yang di Malaysia lupa didoakan!
Ketika itu saya berkata, "Saudara-saudara, kita menginjak setiap inchi dari lapangan sepak bola ini (karena sangat penuhnya tempat itu dan rasanya lapangan rumput hijaunya tidak ada yang tidak terinjak), dan Saudara berdoa bahwa ini pasti terjadi! Sebab Tuhan berkata begini, "Melalui sepak bola, Tuhan akan mempromosikan Indonesia!"
Terus-terang saya tidak terlalu mengerti akan hal ini, apakah menang atau bagaimana. Ternyata di Malaysia kita kalah dan di sini kita menang, namun karena score-nya maka kita tidak menang.
Tetapi yang namanya promosi, baru saya mengerti. Diulas di surat-surat kabar bahwa yang namanya rating di RCTI pada waktu Piala Dunia Sepak Bola tidak sebanyak Piala AFF yang sekarang. Tetapi yang luar biasa adalah rasa nasionalisme dari Bangsa Indonesia mulai bangkit kembali. Persatuan dan kesatuan di antara kita mulai bangkit kembali! Ini sesuatu yang luar biasa.
Bahkan sampai diulas demikian, "Dulu ketika zaman Orde Baru, orang sampai disuruh-suruh memakai lambang Bhinneka Tunggal Ika, yaitu Burung Garuda, mereka tidak mau. Lambang Burung Garuda hanya sebagai pajangan di kelas-kelas, tetapi sekarang dengan sukacita banyak orang yang mau memakainya. Rasa nasionalisme kita bangkit."
Saudara, ini adalah satu promosi buat Indonesia yang luar biasa. Selama ini saya sampai berdoa, "Tuhan, bagaimana dengan bangsa ini, Tuhan? Rasa nasionalisme serta persatuan dan kesatuannya begitu di bawah standard!", tetapi hari-hari ini Saudara harus tahu bahwa Indonesia sedang dipromosikan oleh Tuhan. Haleluya!


BAGAIMANA SUPAYA KITA MENGALAMI MULTIPLIKASI DAN PROMOSI?

1. MEMPERHATIKAN PERINTAH-PERINTAH TUHAN
Tuhan berkata, "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka kamu akan mengalami multiplikasi dan promosi!"

2. JANGAN KUATIR AKAN HIDUPMU
Saudara, Tuhan begitu luar biasa memberikan kita ayat untuk memasuki tahun 2011, yaitu Yeremia 29:11, "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."
Pada waktu Tuhan memberikan ayat ini, saya hanya berkata, "Tuhan, Engkau begitu baik!" Saudara dengar baik-baik: rancangan Tuhan buat Saudara dan saya bukan rancangan kecelakaan. Mungkin ada di antara Saudara yang memasuki tahun 2011 ini sedang berada di persimpangan, tetapi Tuhan katakan, "Rancangan-Ku mengenai kamu bukan rancangan kecelakaan, tetapi rancangan yang penuh damai sejahtera yang akan memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan!" Amin!
Tuhan Yesus berkata, "Jangan kamu kuatir! ... Jangan kamu kuatir apa yang akan kamu makan, apa yang akan kamu minum, apa yang akan kamu pakai. Semua itu dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah (atau bangsa-bangsa penyembah berhala). Tetapi Bapa-mu yang di sorga tahu bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Karena itu carilah dulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya ... semuanya, (yaitu apa yang Saudara butuhkan, yaitu makan, minum dan apa yang akan dipakai) ... semuanya akan ditambahkan kepadamu". Bahkan apa yang Saudara butuhkan, semuanya akan ditambahkan kepadamu!

3. JADILAH UMAT PEMENANG
Setelah Tuhan Yesus berpuasa selama 3 hari, Dia dicobai oleh Iblis, tetapi luar biasa karena Tuhan Yesus keluar sebagai pemenang! Apakah Saudara mau mengalami multiplikasi dan promosi? Oleh sebab itu Saudara juga harus mengalami sebagai pemenang, bahkan lebih dari pemenang.
Saya percaya memasuki tahun 2011 Saudara harus hati-hati, sebab 3 jurus yang dilancarkan oleh Iblis kepada Tuhan Yesus juga akan dilancarkan kepada kita. Ketiga jurus Iblis yang harus kita kenali adalah sebagai berikut :

a. Menanamkan Pikiran Yang Salah, Yaitu: Manusia Hidup Hanya Dari Roti Saja
Iblis berkata kepada Tuhan Yesus, "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti!" Pada waktu itu Tuhan Yesus dalam keadaan lapar, tetapi Tuhan Yesus langsung menjawab, "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." (Mat 4:3–4).
Saudara, ini penting! Memasuki tahun 2011, jangan sampai kita terpancing oleh dunia, sebab yang berkuasa di dunia adalah Iblis. Jangan sampai kita mau ditanamkan dalam pikiran kita hanya tentang "cari roti! ... cari roti! ... itu yang paling penting!" Hati-hati! Sebab kita bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah!

b. Apapun Permintaan Anak Tuhan Pasti Dikabulkan Tuhan
Iblis berkata kepada Tuhan Yesus, "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." Tetapi Tuhan Yesus berkata, "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Mat 4:6–7).
Saudara hati-hati! Jangan sampai melawan hukum alam dan sebagainya. Kalau sesuatu itu berbahaya, jangan teruskan. Tetapi kalau Tuhan yang berbicara baru Saudara lakukan! Namun yang paling penting Tuhan berkata, "Jangan mencobai Tuhan!"
Saya pernah membaca dari buku Yonggi Cho di mana ada 3–4 anak gadis yang ikut KKR dan mereka pulang dengan berapi-api. Ketika pulang ke kampungnya mereka harus melewati sebuah sungai, tetapi ketika itu sungai sedang banjir. Tiba-tiba mereka berkata, "Mujizat pasti terjadi! Kita seberangi sungai ini, pasti kita selamat". Akhirnya mereka menyeberangi sungai tersebut dan semuanya tewas!
Mungkin Saudara berkata, "Bukankah Petrus berjalan di atas air?" Betul demikian, tetapi Petrus berjalan di atas air karena Tuhan Yesus yang menyuruhnya. Ini penting! Oleh sebab itu menghadapi hal-hal seperti jangan Saudara berkata, "Saya orang kristen, saya anak Tuhan. Saya sudah berdoa dan Tuhan pasti akan mengabulkan!" Tetapi kalau itu sesuatu yang berbahaya, jangan coba-coba mencobai Tuhan!
Saya percaya jurus-jurus yang seperti ini akan Saudara temui memasuki tahun 2011.
Tetapi jurus yang ketiga adalah yang paling berbahaya, yaitu :

c. Menyembah Iblis Akan Menjadi Kaya
Tuhan Yesus dibawa ke gunung yang sangat tinggi dan diperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dan kemegahannya.
Saya mau bertanya siapakah penguasa dunia? Saudara harus tahu bahwa penguasa dunia itu adalah Iblis! Jadi pada waktu diperlihatan kerajaan dunia dengan segala kemegahannya Iblis berkata, "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Tetapi Tuhan Yesus berkata, "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Mat 4:8–10).
Saudara, bukan rahasia lagi tentang berapa banyak orang yang meminta ‘pesugihan’. Sebab kalau orientasi Saudara hanya pada harta, maka masuk tahun 2011 Saudara akan kecewa dan berbahaya, sebab bukan itu yang Tuhan maksud. Karena kebahagiaan dan damai sejahtera itu lebih dari hanya sekedar harta!
Kalau Tuhan sudah memberikan pesan-pesan yang seperti ini, berhati-hatilah di tahun 2011!

4. MENGANDALKAN HANYA KEPADA TUHAN
Yeremia 17:7–8, "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."
Mari kita juga baca Yeremia 17:5–6, "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk."
Saudara perhatikan baik-baik pesan Tuhan yang berkata, "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!", tetapi sebaliknya "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!"
Perhatikan ini baik-baik Saudara! Memasuki tahun 2011 kita harus mengandalkan hanya kepada Tuhan dan jangan kepada yang lain-lain!
(bersambung...)

BERJALAN DALAM KEBENARAN SELARAS DENGAN TUHAN

Kita sudah memasuki tahun yang baru, tahun 2010 baru saja kita lewati. Tuhan telah menggenapi janjiNya di tahun 2010 dan kita telah mengalaminya. Pemulihan dan kelimpahan sudah kita alami, kita mengalami bukti bahwa Allah kita adalah Allah yang benar dan setia. Mungkin belum semua kita mengalaminya, namun tetap Allah itu adalah Allah yang setia. Dia pasti menggenapi janjiNya.
Kita harus menyiapkan diri untuk perjalanan tahap berikutnya bersama Tuhan di tahun ini. Kita menerima tuntunan Tuhan untuk tahun 2011 melalui firman Tuhan: "Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku." (Yesaya 48:17-19).

Ada dua hal penting yang harus kita perhatikan, Tuhan yang mengajar dan Tuhan menuntun. Dalam seluruh perjalanan sepanjang tahun 2010 Dia ingin menyatakan: "Aku Tuhan yang mengajar engkau, ... Aku Tuhan, yang menuntun engkau ..." Ketika Tuhan mengajar, Dia ingin kita mengerti maksud hatiNya. Ketika Tuhan menuntun, kita menurut untuk menjalaninya.

MAU MENGERTI ISI HATI TUHAN DAN BERJALAN DI JALAN-NYA
Di tahun 2011 Tuhan sedang membuat kita menjadi orang yang berbeda dari orang kebanyakan. Kita umat pilihanNya sedang dijadikan orang yang hidup selaras dengan Tuhan. Berjalan selaras dengan Tuhan adalah hal yang Dia sangat rindukan dari kita. Ini berbicara mengenai kemampuan untuk membuat pilihan yang tepat dan akurat sesuai dengan isi hati Tuhan. Ketika mengerti keinginan Tuhan, kita konsisten menerapkannya sebagai pelaku firman yang benar. Kita berjalan di jalan Tuhan menghidupi tuntunanNya, sebagai wujud dari mengerti isi hati dan keinginan Tuhan.
Tuhan sedang membawa kita untuk mengalami multiplilkasi dan promosi di tahun 2011. Tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi. Siapakah yang akan mengalaminya? Jawabannya: Orang-orang yang berjalan di jalan Tuhan dengan hati yang mengerti maksud Tuhan.
Di tahun 2011 akan terjadi perubahan besar yang begitu nyata, yang berbeda dengan tahun 2010. Tuhan Yesus ingin segera melihat GerejaNya sebagai MempelaiNya yang dewasa dan siap bagi kedatanganNya. Tuhan sedang mengubah keadaan Gereja yang masih duniawi dan kekanak-kanakan untuk menjadikannya dewasa dan mengenakan sifat yang surgawi. Gereja menjadi manifestasi Kerajaan Allah dibumi.
Tuhan sedang mengubahkan Indonesia dari yang sekarang kita kenal, menjadi Indonesia baru seperti yang ada di pikiran Tuhan. Nubuatan-nubuatan atas Indonesia telah dilepaskan Tuhan melalui hamba-hambaNya yang diurapi. Apa yang Tuhan rancangkan itu pasti terjadi. Tuhan mencari orang-orang yang menangkap nubuatan itu di hatinya dan siap membayar harga bagi pewujudannya. Dia menunggu respons yang benar dari kita semua. Apa yang Tuhan kerjakan atas Indonesia akan menjadi begitu nyata di tahun 2011, lebih dari yang kita lihat di 2010.
Pencurahan Roh Kudus akan semakin kuat, Tuhan sedang memilih untuk memakai dan memunculkan orang-orang yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan hatiNya. Kita sedang dalam musim revival (kebangunan) besar atas bangsa kita. Dan Tuhan mencari orang-orang yang mengerti isi hatiNya untuk menjadi alat yang efektif bagi tujuanNya. Apakah Saudara mau ikut terlibat? Tuhan sedang menantikan kita.
Mengapa Tuhan mengajar dan menuntun kita ? Karena Tuhan mencari orang benar. Yaitu orang yang hatinya benar dan perbuatannya benar seperti maksudnya Tuhan.
Tantangan di akhir zaman ini adalah sulit menemukan orang benar karena manusia dikuasai oleh cinta uang dan cinta diri sendiri (2 Timotius 3:1-2). Akar cinta uang dan cinta diri sudah menjadi seperti penyakit kanker yang menjalar. Orang yang terkena penyakit ini akan rela mengorbankan kebenaran demi yang dicintainya. Cinta uang dan cinta diri telah membuat masalah besar dan merusak, baik di luar maupun di dalam gereja. Kita umat Tuhan harus bebas dari akar cinta uang dan akar cinta diri sendiri. Itu sebab Tuhan harus mengajar dan menuntun kita. Kebenaran firmannya akan memerdekakan kita, pengenalan akan Tuhan menjadikan kita kuat dan bertindak.
Untuk kita dapat menangkap apa yang Tuhan sedang ajarkan dan melangkah mengikuti tuntunan Tuhan, diperlukan hati yang haus akan Dia. Hati yang mau mencari Dia dan mengutamakan Dia di atas segalanya. Hanya orang yang haus mencari Tuhan akan memiliki hati yang rela mempersembahkan hidup bagi rencanaNya, sehingga dapat berjalan di jalan kebenaran Tuhan seperti yang Dia maksudkan. Tuhan sedang mencari orang-orang ini.
"Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yesaya 55:6-9).

Ada empat hal yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan sebagai respon, yaitu:
1. Carilah Tuhan
Beri waktu terbaik untuk bersekutu dengan Tuhan dan semakin intim. Inginkan agar telinga rohani dipertajam (Yesaya 50:4) agar mendengar dengan tepat maka mengerti dengan benar apa yang Tuhan ajarkan.
2. Tinggalkan praktek hidup orang duniawi
Mereka yang dikuasai oleh nilai materialistik selalu menilai dan menghakimi segala sesuatu menurut tampilan fisik. Demi hal-hal yang materi, kebenaran dikorbankan. Mereka menipu pajak, memakai program komputer bajakan untuk kantor, main suap, memanipulasi orang dan uang. Semua kesuksesan yang telah diraih memakai cara orang-orang dunia yang belum mengenal Tuhan harus ditanggalkan secara radikal. Berbaliklah dari jalan duniawi menjadi berjalan dalam kebenaran firman.
3. Ingini untuk menjadi orang yang dikasihi Tuhan
Kejar gaya hidup untuk menjadi orang yang pasti akan diperhatikan dan dibela Tuhan. Orang yang selalu ingin tinggal dalam hadirat Tuhan dan perkenanan Tuhan adalah orang yang dimaksudkan. Tuhan akan selalu campur tangan dan turun tangan atas hidupnya. Daud adalah contoh orang yang dibela Tuhan, bahkan sampai keturunannya lebih dari empat generasi.
4. Lepaskan rancangan dan agenda pribadi kita
Kita harus rela menukar agenda kehidupan kita dengan rancangan Allah. Rela untuk melepaskan apa yang menjadi keinginan dan kesukaan diri sendiri, demi keinginan Tuhan. Maka rancangannya yang setinggi langit itu akan dibawa turun ke dalam hidup kita. Rancangan surgawinya diwujudkanNya di dalam hidup kita.
Karena itu miliki hati yang antusias dan bersemangat untuk meraih apa yang Tuhan ajarkan, dan arahan tuntunanNya. Dari empat hal di atas, Daud adalah seorang yang gaya hidup nya mirip sekali dengan gambaran ini. Daud adalah teladan yang cocok untuk ditiru.

CONTOH HIDUP DAUD
Alkitab katakan tentang Daud, bahwa dia adalah adalah orang yang berkenan di hati Tuhan (bhs Ingg. David a man after My own heart). Daud selalu mengingini apa yang ada di hati Tuhan. Dalam hidupnya, Daud selalu berdoa: "Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari." (Mazmur 25:4-5).
"Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN" (Mazmur 27:8).
• Daud adalah orang yang selalu ingin berjalan di jalan yang seharusnya ditempuh
Daud tahu, kalau berjalan dalam kebenaran Tuhan hasilnya adalah selamat [banyak orang yang kurang menyadari hal ini, kita harus hati-hati]. Dia selamat dalam setiap aspek kehidupannya, dan selamat sampai bersama Tuhan di sorga. Untuk itu dia memohon: "... dan ajarlah aku!"
• Daud adalah seorang yang rela diajar
Dia bersedia ditegur dan dikoreksi, dan mau belajar hal baru tahap demi tahap kehidupan yang di hadapinya. Dia tipe orang yang memiliki "kirbat anggur baru" yang selalu lentur mengikuti dinamika pergerakan Tuhan dari masa ke masa. Dan untuk menerima apa yang dia minta [Tuhan ajar dan Tuhan memberitahukan jalan-jalanNya],
• Daud tekun menanti-nantikan Tuhan
Dia selalu bertanya kepada Tuhan agar memiliki suara Tuhan dalam setiap keputusannya. Saat baru menjadi raja, ketika dia diserang oleh bangsa Filistin, yang pertama dia lakukan adalah bertanya kepada Tuhan:
Ketika orang Filistin itu datang dan memencar di lembah Refaim, bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu?" (2 Samuel 5:18-19).
Setelah menaklukkan Filistin, juga pada serangan orang Filistin yang kedua kali beberapa saat kemudian, tetap Daud bertanya kepada Tuhan. Dia tidak menganggap merasa sudah berpengalaman dalam cara menaklukkan musuh itu, dan ternyata Tuhan memberi cara yang berbeda.
"Ketika orang Filistin maju sekali lagi dan memencar di lembah Refaim, maka bertanyalah Daud kepada TUHAN, dan Ia menjawab: "Janganlah maju ..." (2 Samuel 5:23).
Karena sikapnya selalu bertanya mencari jawaban dari Tuhan, Daud terluput dari apa yang dapat merugikannya. Daud tidak mau gegabah dalam membuat pilihan. Daud bijak membuat keputusan. Orang yang memiliki sikap hati seperti Daud; yaitu selalu berkata: "ajarlah aku," maka dialah yang akan bisa berjalan di jalan Tuhan sepanjang tahun 2011. Kita sedang dituntun Tuhan untuk menjadi bijaksana dan peka seperti itu.
Dari pengalaman berjalan bersama Tuhan dengan sikap hati seperti itu, Daud mengenal Tuhan sebagai Tuhan yang seperti ini: "TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya." (Mazmur 25:8-10).

Dan sebagai hasilnya, akhirnya Daud mengalami:
1. Multiplikasi
• Sebagai seorang worshiper dan pemusik yang mulanya hanya melakukan hal itu dipadang penggembalaan; dipercayakan Tuhan untuk memimpin Pujian dan Penyembahan didalam Pondok Daud yang terdiri dari sejumlah besar worshiper dan pemusik.
• Sebagai seorang warrier yang pada mulanya seorang diri sebagai gembala menaklukkan binatang buas yang mengancam/menyerang domba-dombanya; kemudian memimpin sebuah pasukan elite yang dia bangkitkan dari gua Adulam
2. Promosi
Berangkat dari seorang anak yang tidak masuk hitungan dalam sebuah keluarga, Daud menjadi seorang gembala; dan berakhir sebagai seorang raja yang menyatukan Israel, bangsa pilihan Tuhan
Memasuki tahun 2011 dengan sikap hati seperti Daud "Ajar aku Tuhan" dan mengingini "jalan-jalan Tuhan" maka kita akan dapat berjalan di jalan kebenaran seperti yang Tuhan maksud. Hidup seperti ini akan membuat kita dimultiplikasi dan dipromosi Tuhan. Perjalanan kita akan penuh dengan damai sejahtera seperti sungai yang terus mengalir, dan hati kita mengalami kebahagiaan yang silih berganti seperti gelombang laut yang tidak pernah berhenti. Mau? Perhatikanlah perintah-perintahNya.
Tahun 2011 adalah tahun multiplikasi dan tahun promosi. Perhatikanlah perintah-perintahNya.
Inilah yang Tuhan cari dari antara kita: Ketika Tuhan mengajar kita dan menuntun di jalanNya, kita menurut karena mengerti maksud hatiNya.
Perubahan besar sedang menanti di depan mata. Siapkah Anda untuk mengalami multiplikasi dan dipromosi? Tuhan serius untuk melakukannya didalam dan melalui hidup Anda.

Translate